BERSINERGI MENUJU DESA ERA DIGITAL DENGAN CEPAT MUDAH DAN TRANSPARAN

Artikel

Susur Kali Surabaya, Kampanye Memerdekakan Sungai dari Sampah

30 Agustus 2022 10:50:30  Administrator  197 Kali Dibaca  Berita Lokal

Memanfaatkan momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI, sekelompok pegiat lingkungan memilih melakukan susur Kali Surabaya. Kegiatan itu sebagai salah satu wujud kampanye memerdekakan sungai dari sampah serta berbagai jenis limbah industri dan rumah tangga.

Kegiatan susur sungai tersebut melibatkan tim Ecoton dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Timur, dan DLH Pemkab Gresik. Susur sungai itu berlangsung selama 3 hari. Hari pertama (29/8), dimulai dari Wringinanom sampai Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo, Gresik

Lalu, hari kedua, dimulai dari wilayah Bambe sampai di Kelurahan Gunungsari, Surabaya. Hari ketiga dimulai dari Mlirip, Mojokerto sampai Wringinanom, Gresik. ’’Kegiatan ini bentuk kampanye kami kepada seluruh masyarakat, pelaku industri, dan pemerintah untuk bersama-sama menjaga Kali Surabaya,’’ ujar Kholid Basyaiban, kkoordinator Susur Kali Surabaya.

Dia menjelaskan, Kali Surabaya merupakan Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas. Selama ini, Kali Surabaya dijadikan bahan utama baku air PDAM di Kota Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo. Karena itu, harus dihindarkan dari berbagai aktivitas sumber pencemaran.

Pada rangkaian kegiatan Susur Sungai itu juga dilakukan bersih-bersih atau clean up di titik timbulan sampah yang terdapat Bantaran Sungai. Selain itu, dilakukan brand audit yang bertujuan untuk mengetahui produsen sampah plastik yang paling banyak memberikan kontribusi sampah di sungai.

“Sekitar satu truk sampah yang didominasi plastik jenis sachet, berhasil kami kumpulan dari kegiatan clean up di timbulan sampah, tepatnya di wilayah Desa Cangkir, Kecamatan Driyorejo, Gresik,” ujar Nanda Pramudya, salah seorang peserta Susur Sungai dari mahasiswa Prodi Sejarah Universitas Negeri Malang.

Seharusnya bantaran sungai steril dari timbulan sampah. Dengan demikian, tidak terjadi kebocoran sampah yang masuk ke badan air sungai. ’’Karena itu, kami memasang papan imbauan supaya masyarakat tidak membuang sampah ke sungai,’’ tambah Firly Mas’ulatul Jannah, koordinator Zero Waste Cities Ecoton.

Sampah plastik yang dibuang ke sungai seperti sachet, tas kresek, botol plastik, styrofoam, dan bungkus plastik lainnya dapat terdegradasi menjadi partikel mikroplastik. Hal itu dapat mengancam kelangsungan makhluk hidup di sungai. Bahkan, dapat mengkontaminasi tubuh manusia. Dampaknya mengganggu sistem hormonal hingga menyebabkan kanker.

Pada hari pertama Susur Sungai, mereka juga mengidentifikasi ada sekitar 334 bangunan liar, 154 timbulan sampah liar, dan 305 pohon plastik selama menyusuri Kali Surabaya dari Kecamatan Wringinanom sampai Kecamatan Driyorejo, Gresik.

Selama kegiatan juga diajarkan tentang citizen science dan sosialisasi kepada para relawan dan masyarakat sekitar bantaran sungai. Diharapkan, masyarakat ikut terlibat dalam meningkatkan kesehatan sumber daya sungai

Sumber : https://www.jawapos.com/surabaya/30/08/2022/susur-kali-surabaya-kampanye-memerdekakan-sungai-dari-sampah/

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image  
 

 Statistik

 Agenda

 Sinergi Program

 Pemerintah Desa

 Media Sosial

 Peta Wilayah Desa

 Peta Lokasi Kantor


Kantor Desa
Alamat : Jalan Raya Cangkir No. 242 Driyorejo
Desa : Cangkir
Kecamatan : Driyorejo
Kabupaten : Gresik
Kodepos : 61177
Telepon : 082244387541
Email : [email protected]

 Statistik Pengunjung

  • Hari ini:277
    Kemarin:288
    Total Pengunjung:76.615
    Sistem Operasi:Unknown Platform
    IP Address:104.23.243.228
    Browser:Mozilla 5.0